YUK PUASA!

           Bulan ini adalah bulan penting bagi Penganut Agama Islam, yaitu Bulan Ramadhan yang artinya berpuasa. Puasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah menghindari makan, minum, dan sebagainya dengan sengaja (terutama bertalian dengan keagamaan). Namun, Puasa tidak dijalankan saja oleh Agama Islam saja, tapi kepercayaan lain juga melakukannya. Puasa sebagai bentuk suatu penyangkalan diri memang bertujuan untuk menahan diri bukan saja untuk tidak makan dan minum tetapi dari perlakuan yang jahat dan tidak sesuai dengan Norma Agama.

          Kehidupan ini memang terdiri dari hawa nafsu atau keinginan daging yang selalu membawa kita keluar dari Jalur Kebenaran. Jalur Kebenaran sudah diungkapkan dari masing-masing Kitab Suci yang seharusnya tinggal dijalankan saja. Seakan-akan kata tersebut mudah saja, tentu saja penuh tantangan. Hidup tidak pernah menjanjikan akan kemudahan dan tanpa masalah, tapi menjanjikan akan solusi. Solusi yang selalu disediakan untuk menyelesaikan masalah tapi terkadang tidak mudah ditangkap dan dimengerti. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup, tidak melebihi dari kemampuan individu itu sendiri. Jadi, tinggal kita temukan saja solusinya!

          Sekarang ini, Anda berada di jalur mana? Sedang berada di tikungan menuju persimpangan kesesatan, jalur kebenaran, atau sudah berada dalam jalur kesesatan? Hati-hati! Jalur yang anda pilih adalah penentuan Garis Akhir yang akan anda capai. Simpangan-simpangan yang dilewati sebenarnya sudah dilengkapi dengan Petunjuk Tujuan, tetapi info tersebut terkadang tidak dipandang. Yap! Kita sering melakukan sesuatu sebenarnya sudah tau akibatnya namun sering melakukan Perjudian di atasnya. Seakan-akan hal tersebut akan mudah diampuni oleh Mahakuasa atau bisa dapat diterima. Hubungan Kita dengan peraturan Tuhan bukanlah tawar-menawar tetapi fix price!

          Jalur salah yang mungkin anda tempuh saat ini, bisa jadi penentuan hidup anda setelah kematian. Namun, tidak perlu khawatir, Mahakuasa tidak pernah membenci umatnya, Dia selalu menawarkan jalan sempit menuju Jalur Kebenaran lagi. Tapi, Apakah Anda melihatnya atau anda melewatinya begitu saja? Dia tidak pernah menyesatkan Umatnya, kita sendiri yang ingin sesat. Menurut suatu kutipan, Kesempatan tidak datang dua kali. Namun, menurut hemat saya, Kesempatan selalu datang berulang kali, tapi tidak ada kesempatan kedua kali di momen yang sama.

          Selamat Berpuasa dan Mari Saling Memaafkan! Sudah cukup kita berdosa! Mari lewati Jembatan ini menuju ujung Kemenangan!

Puasa, Nafsu dan Bersyukur

Senja yang terlukis di langit kemerahan mulai mendekap hamparan sawah yang kekuningan. Sebagian warna biru langit mulai bercampur dengan warna senja dan sawah, sungguh lukisan yang sempurna. Lukisan ini sering terlukis dan diperhatikan ketika berpergian menggunakan kereta. Saatnya temen-temen muslim untuk berbuka puasa. Perjuangan sehari itu patut dirayakan. Setelah berbuka, tidak lupa mengucap syukur dan mulai berkumandangkan doa. Pemandangan yang syahdu, berdoa bisa dilakukan di mana saja.

Puasa bisa berarti menahan diri atas sesuatu. Misalnya puasa makan maka ia sedang melatih diri untuk tidak makan. Mungkin menahan diri untuk tidak makan masih sanggup dilakukan. Namun dibalik itu, ujian sebenarnya adalah menahan nafsu. Tidak makan adalah aktivitas nyata sementara nafsu yang berhubungan dengan emosional seseorang yang dapat menyebabkan hasrat atau keinginan agak menjadi tantangan. Bukan karena lapar ia makan, namun ia tergoda akan nafsu. Kita harus berpegang teguh pada pendirian agar tidak tergoda nafsu tersebut. Akan tetapi nafsu bukan berarti hal negatif. Sesuatu yang masih pada takarannya maka ia mendatangkan kebaikan/ hal positif.

Dengan adanya nafsu tersebut artinya kita masih dalam keadaan sehat, karena masih punya nafsu makan maka sistem tubuh masih beroperasi normal. Selain nafsu, dengan berpuasa, kita belajar mensyukuri. Kita akan lebih menghargai setiap makanan yang dihidangkan. Setiap makanan akan terasa lebih bernilai/ bermakna ketika kita menjalankan puasa makan yang tadinya dibatasi. Selain makanan, kita juga bisa belajar berpuasa atas hal lainnya.

Jadi, dengan berpuasa akan menuai banyak manfaat dari melatih diri, menahan nafsu, bersyukur dan menghargai. Yuk puasa!!!