KHAWATIR BUKAN PELIHARAAN

              Seorang Diri di Ujung Tebing yang memperlihatkan keindahan Laut, namun di dalam hati terdapat hati yang kering akan kekhawatiran. Ingin rasanya melompat dan segera menenggelamkan diri ini hingga hati menjadi basah. Tidak ada damai sejahtera, yang ada hanya pemikiran akan perasaan buruk yang mendalam akan masa depan.

              Khawatir merupakan suatu perasaan yang timbul akan hal yang belum pasti. Lalu, kenapa hati yang kering itu bisa tercipta, bukankah itu belum pasti? Itulah Manusia, diberikan Akal dan Pikiran oleh Maha Pencipta, namun sering berlebihan ketika menggunakannya.

              Setiap Manusia pasti akan mengalami Khawatir, tetapi tidak semua orang menjadikan hal tersebut sebagai ketakutan dan kecemasan. Khawatir sebenarnya sebagai bentuk tanggung jawab akan masa depan, namun terkadang Persentase Ketakutan dan Kecemasan lebih banyak memenuhi ruang diri kita, sehingga Khawatir menjadi penutup pandangan yang seharusnya jernih.

              Manusia yang merupakan ciptaan yang paling mulia, seharusnya harus menunjukkan kemuliaannya. Bukankah burung pipit di udara saja, Tuhan pelihara? Lalu kenapa harus takut dan cemas? Khawatir yang menghasilkan ketakutan maupun kecemasan adalah buah dari pemikiran yang lahir untuk menuju ke arah yang negatif. Padahal, Pemikiran positif itu lebih membangun diri.

              Khawatir itu seharusnya diserahkan pada Tuhan karena masa depan atau masalah yang belum pasti itu adalah Urusan-Nya. Kita sebagai manusia hanya perlu menjalankan apapun yang baik dengan maksimal, bukan memikirkan sesuatu dengan maksimal hingga mengarah kepada hal yang negatif.

              Bagaimana kalau nanti tidak jadi? Bagaimana kalau dia diambil orang lain? Bagaimana jika tidak lulus? Bukannya kalian belum berusaha ketika berpikir seperti itu, Rencana yang anda susun dalam hidup pasti ingin menjadi yang terbaik!, Lalu kenapa berpikir yang terburuk?

              Bangun!!!! Anda hanya dipermainkan pemikiran saja! Rasa khawatir hanya membuang waktumu. Apakah kekuatiran itu dapat menambahkan sesuatu yang positif dalam hidupmu?? Tidak ada!!, jadi kenapa harus khawatir?

              Berharaplah kepada Sang Pencipta, karena dibalik kekhawatiran tidak ada apa-apa. Namun, didalam Pengharapan kepada Sang Pencipta terhadap kekuatan luar biasa, yang memberikan semangat yang terus dapat menguatkan jiwa, bukan mengeringkan tulang anda.

              Kita tidak dapat menghilangkan rasa khawatir hingga kita menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik, yaitu doa. Jadi, Khawatir itu bukan peliharaanmu, tapi Doa yang rutin yang perlu kamu pelihara tiap hari.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s